AYAT-AYAT INFAQ

Ayat-Ayat Infaq dalam al-Qur`an

Oleh : Dr. Ali Trigiyatno, M.Ag

Pembaca yang dermawan, alhamdulillah, bulan suci Ramadhan sudah di hadapan kita. Tentunya kita akan menyambutnya dengan penuh suka cita. Banyak hal yang bisa kita lakukan dalam mengisi bulan suci ini, salah satunya dengan cara memaksimalkan berinfak.

Menginfakkan sebagian harta yang kita miliki merupakan sebuah amanah yang diamanahkan Allah kepada kita atas rezeki pemberian Allah yang dititipkan kepada kita. Kalau kita buka dan baca ayat-ayat suci al-Qur`an, pembaca akan bertemu banyak ayat al-Qur’an yang menyuruh kita berinfak, menjelaskan karakter calon penghuni surga salah satunya gemar berinfak, orang yang benar imannya suka berinfak, keutamaan infak, pokoknya banyak sekali bertebaran ayat maupun hadis yang menjelaskan anjuran serta perintah berinfak.

Pembaca yang mulia, perintah dalam al-Qur`an pada dasarnya satu ayat pun sudah cukup bagi kita. Namun dalam konteks perintah berzakat, infak maupun sedekah, Allah sampai mengulang-ulang di berbagai tempat. Hal ini mengingat manusia pada umumnya kikir dan sayang kepada harta yang ada di tangannya, sehingga untuk mengetuk dan menggugah kesadaran dan keikhlasan Allah mengingatkan berulang-ulang dalam Firman-Nya.

Berikut ini kami sajikan beberapa ayat al-Qur`an yang berkaitan dengan Infak, bacalah berulang-ulang dengan tenang dan penuh keimanan serta renungkanlah, Insya Allah mata hati kita dibukakan untuk ringan berinfak di jalan-Nya.

  1. Perintah berinfaq dari harta yang baik-baik

267. Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, Padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (al-Baqarah (2) : 267)

  1. Berinfaq sebelum terlambat

Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at. Dan orang-orang kafir Itulah orang-orang yang zalim.( al-Baqarah (2) : 254)

10. dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku Termasuk orang-orang yang saleh?”

11. dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan. (al-Munafiqun(63) : 10-11)

  1. Ciri orang mukmin mau menginfaqkan sebagian rezeki yang dikurniakan

3. (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.( al-Baqarah (2) : 3)

3. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.(al-Anfal (8) : 3)

35. (yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan sembahyang dan orang-orang yang menafkahkan sebagian dari apa yang telah Kami rezkikan kepada mereka. (Al-Haj (22) : 35)

  1. Fadhilah berinfak di jalan Allah

261. perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.

262. orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (al-Baqarah (2) : 261-262)

  1. Berinfaq dalam segala situasi dan kondisi

133. dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

134. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (Ali Imran (3) : 133-134)

  1. Tidak berlebihan dalam berinfaq

67. dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. Al-Furqan (25) : 67)

  1. Infaq akan diganti oleh Allah SWT

39. Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, Maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezki yang sebaik-baiknya. (Saba’(34) : 39)

  1. Infaq di jalan Allah = “Meminjami” Allah, yang pasti akan dikembalikan berikut “bunganya”

245. siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), Maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan. (Al-Baqarah (2) : 245)

11. siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, Maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan Dia akan memperoleh pahala yang banyak. (Al-Hadid (57) : 11)

  1. Manfaat infaq kembali kepada pelaku itu sendiri

272. bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufiq) siapa yang dikehendaki-Nya. dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), Maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya (dirugikan). Al-Baqarah (2) : 272)

Nah pembaca yang dirahmati Allah, dari sekian banyak ayat al-qur`an yang dipaparkan di atas, tentunya lebih dari cukup bagi kita segera mengamalkan dengan seikhlas-ikhlasnya dan sebaik-baiknya, jika perlu sebanyak-banyaknya. Apalagi ini di bulan Suci Ramadhan di mana segala amal kebajikan dilipatgandakan. Infaq dapat berbentuk zakat, sedekah, wakaf tunai, hibah, nafkah dan banyak lagi asal kata kuncinya niat dan ikhlas karena Allah, dikerjakan dengan benar dan tentu saja berasal dari rezeki yang halal. Insya Allah, Allah akan menerima sekaligus membalas dengan berlipat-lipat.

So, tunggu apa lagi, jadilah juara (terdepan) dalam setiap amal kebaikan! Salurkan ZIS anda di LAZISMU Kota Pekalongan melalui Rekening BNI Syariah : 4004440041 (zakat) dan 0234762145 (Infaq)

Pekalongan, 6 Ramadhan 1433 H

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s